Gubernur Sultra Lantik Ketua PKK dan Pembina Posyandu Kabupaten/Kota se-Sultra, Dorong Pemberdayaan Masyarakat.

Kendari, Sulawesi Tenggara – Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, melaksanakan pelantikan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) serta Ketua Tim Pembina Posyandu untuk Kabupaten/Kota se-Sultra pada Rabu, 12 Maret 2025. Acara yang berlangsung di Aula Merah Putih, Rumah Jabatan Gubernur, dihadiri oleh berbagai pejabat daerah dan masyarakat setempat.


Dalam sambutannya, Gubernur Andi Sumangerukka menekankan pentingnya peran strategis PKK dan Posyandu dalam mendukung program pembangunan daerah. "Kita harus menyadari bahwa PKK dan Posyandu bukan hanya sekadar organisasi, tetapi mitra penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Mereka memiliki jaringan yang luas dan dapat menjangkau setiap lapisan masyarakat," ungkapnya.

Gubernur juga menggarisbawahi perlunya inovasi dalam program-program yang dijalankan oleh PKK dan Posyandu. "Kita harus terus mengembangkan program yang berbasis pada kebutuhan masyarakat. Dengan pendekatan yang tepat, kita dapat memberikan dampak yang signifikan dalam pelayanan kesehatan dan pemberdayaan keluarga," tambahnya.

Ketua TP-PKK Sultra yang baru dilantik, Arinta Nila Hapsari, menyatakan komitmennya untuk membawa perubahan positif dalam organisasi. "Kami akan fokus pada pemberdayaan keluarga dan peningkatan layanan kesehatan di tingkat desa. Kami juga akan berupaya untuk memperluas cakupan layanan Posyandu agar lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini," ujarnya.


Posyandu kini tidak hanya berfokus pada kesehatan ibu dan anak, tetapi juga mencakup enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM), yaitu:

  1. Pendidikan
  2. Kesehatan
  3. Pekerjaan Umum
  4. Perumahan Rakyat
  5. Ketertiban Umum
  6. Perlindungan Sosial

Dengan perluasan cakupan ini, diharapkan Posyandu dapat memberikan kontribusi yang lebih besar dalam pembangunan masyarakat di tingkat desa.

Meskipun memiliki potensi yang besar, PKK dan Posyandu masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk penguatan kelembagaan dan adaptasi terhadap perkembangan teknologi. Gubernur berharap agar pemerintah daerah memberikan dukungan yang lebih nyata, baik dalam bentuk regulasi, anggaran, maupun pendampingan program.

Acara pelantikan ini juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Sultra Ir. Hugua, Ketua DPRD Sultra La Ode Tariala, serta para pejabat daerah lainnya. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh terhadap program-program yang akan dijalankan oleh TP-PKK dan Posyandu ke depan.

Dengan pelantikan ini, diharapkan TP-PKK dan Posyandu dapat berperan aktif dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan daerah di Sulawesi Tenggara.



-- F.A.H --

Lebih baru Lebih lama